Unbreak my heart.





Category: 0 komentar

Hujan jelang tengah malam

22.41

Sepintas hujan lewat di atas kamarku
Mungkin ia lelah dihempas angin kian kemari

Yang kutahu sesaat ketika hujan turun
Ia menumpahkan semua bulir rindu yang kemarin rapi tersimpan

Bulir-bulir rindu membasahi malamku
Rinduku, untukmu. 

NB : I cried a river over you, boy. :)
Category: 0 komentar

Star for you.


Such a weird thing ? Fool thing ? I called it star of longing.

Category: 0 komentar

Teratai.

Kau, terdiam dalam tenangnya rasa, janjikan bahagia.
Kau, terapung tenang dalam mimpiku, yang selalu ada.
Sudah cukup lama memendam semua.
Berlalu dalam khayalan, impian.

Terataiku maafkan aku, tak pernah jemu.
Menggoda, hingga kau terlena.
Rasanya tak mungkin lagi dustai diri.
Taklukkan hasratku, yang rindu ingin memandangmu. 
Category: 0 komentar

How are you today, Mr. Purple ? Kurasa kau sudah pesan Kavling di mimpiku. #4


15.23

Entah apa yang lewat di benakku tadi malam
Aku hanya ingat aku mendengar kau menyanyi saat aku mulai terbuai
Aku hanya ingat kau lantunkan lagu yang sama, "Di hatiku, hanyalah dirimu selamanya..."
Sama seperti dulu ketika kau menemaniku melalui malam

Yang aku ingat selanjutnya samar saja
Aku hanya ingat aku memimpikanmu, ya
Tapi tak bisa kuingat gambaran mimpinya
Ah... sering sekali kau mampir belakangan ini ke mimpiku

Kau sudah beli kavling di mimpiku kah ?
Itu terkaanku, terkait kemunculanmu setiap malam tanpa absen 
Iya, di mimpiku, maksudku
Atau prediksiku ini salah ? 

Kata orang, kalau kau mimpikan seseorang yang lama tak kau jumpa
Itu artinya, ia merindukanmu, bukan sebaliknya
Jadi, kau merindukanku, Ungu ?
Haha. Semoga. :)
Category: 0 komentar

Bye. :)

12.49

Another day. With you, in my mind. Sesiang ini. Belum sarapan dan jadi kenyang tanpa sarapan.

Kamu tahu ? Aku rasa hari ini kita selesai. Aku yang selesai, mungkin. Bukan karena lelah. Tapi lebih karena kamu sudah mengatakan satu kalimat yang yah, mungkin nusuk. Aku ngerasa bodoh udah ngerasain apa yang aku rasain selama ini sama kamu. Pengen aku buang rasanya, sesuatu yang udah aku bikin buat kamu. Sia-sia bikin sesuatu se-wow itu cuma buat orang yang kaya kamu. Kamu bener-bener ga paham tentang cinta. Kamu ga paham gimana ngejalaninnya. Kamu bener-bener ga paham. Sama sekali.

Kalau aku boleh pilih, mau banget ada mesin waktu. Ngebuang kamu dari circle hidupku, ga kenal kamu, ga tahu kamu, whatever apalah namanya. Aku benci sayang sama orang yang nyesel kenal aku. Aku benci cara kamu kaya gini ke aku. So stupid. Aku sudah berkali-kali jatuh dan bangun sama yang namanya cinta. Jadi hey, wake up ! Yang kamu rasain sekarang cuma cinta biasa. Belum sampai yang grade tinggi. CINTAMU CUMA CINTA BIASA. Bisa kamu baca kan ? CUMA CINTA BIASA.

Aku kira, aku pernah denger kamu bilang "I told you, I'm different". Haha. Sekarang boleh ngakak ga karena kamu nulis itu ? Apa yang different ? Apa yang beda ? Kamu sama aja, boy. Kamu sama, kayak lusinan, grossan, bahkan ratusan kodi cowok di luar sana. Yeah, I mean. Cowok, bukan pria. Kamu cuma seorang cowok yang sedang berusaha nunjukin ke aku, kamu dewasa, kamu beda dari yang lain, yang pada akhirnya hari ini aku sangat tahu ternyata kamu juga cuma produk massal yang banyak beredar di luar sana. 

Baru berapa lama kamu cinta aku ? Baru berapa lama kamu bilang kamu sayang aku ? Kamu udah tahu belum, sayang itu gimana ? Obsesi itu gimana ? Kamu bukan sayang aku, bukan cinta aku. Cuma terobsesi milikin aku, ga lebih. Kalau lebih dari itu, kamu ga akan ngomong gitu. Kalau lebih dari itu, kita ga akan berakhir kaya gini. Kalau lebih dari itu, aku akan lihat lebih banyak lagi yang kamu lakukan, bukan cuma ini. 

Satu hal yang harus kamu ingat ketika kamu bilang kamu ga akan nyerah karena ini belum selesai, kamu harus ukur dulu cintamu itu. Pastikan itu cinta, pastikan itu sayang yang jumlahnya dipangkat berkali-kali. Kamu hanya kehilangan sedikit, kamu hanya rasakan sedikit sama aku, kamu hanya sayang aku sedikit. Semuanya cuma sedikit. Dan aku sudah tahu itu. :)

"Cinta dan sayang yang luar biasa itu adalah ketika kau ingin bersama seseorang tanpa logika. Tanpa logika dalam arti sebenarnya. Semakin kau banyak berpikir/berlogika dalam menjalani cinta dengan seseorang, makin rendah kadar cintamu. Karena orang yang mencinta dengan hebat, akan melupakan semua logika. Semakin cinta, semakin ia tak memakai logika."
Category: 0 komentar

Quote of the day

"There was a boy I met sometime ago. He helped me heal, he helped me grow. Simpatico. Simpatico, erotico, exotico. You're my narcotico. Ask me how much I feel, I'll say "A lotico..."
Category: 0 komentar

How are you today, Mr. Purple ? Semoga angin barat mampir kesana, mengantar titipan rinduku. #3


22.11

Hey, Ungu-ku.
Bisakah kau rasakan hembusan angin barat malam ini ?
Ia mengetuk jendela kamarmu mengantar rindu titipanku 
Mungkin kau sudah terlelap, tak dengar rinduku menjengukmu kemari

Semalam kau bermimpi apa ?
Ada atau tidakkah aku disana ?
Tadi malam kau mampir ke mimpiku
Mengajakku jalan-jalan sore lewat pinggir kali belakang kosku

Rinduku padamu makin pekat
Menyakiti, tapi nikmat
Tiap hari rinduku memadat
Rapat dan sarat

Apa kabar kenangan purba kita dalam imajimu ?
Bertebarankah ? Hingga tak sepotong pun dapat kau ingatkan ?
Rindu, adalah saat langit menumpahkan butiran kenangan kita ke pangkuanku
Membuatku sadar kita berlalu dalam diam dan saling berpisah jalan
Category: 0 komentar

Quote of the day

"Rindu yang menyakitkan itu saat tak ada jarak tapi tak bisa menyapa." ~ Anonim
Category: 0 komentar

How are you today, Mr. Purple ? #2


14.49

Hujan di akhir minggu. Hujan hari Sabtu ? Akrabkah kau dengan ini, Unguku ? Aku yakin kau akrab. Kau pasti ingat saat terjebak hujan disini, terpaksa kau pulang terlambat sekali ke rumah. :)

"Aku merindukanmu dengan caraku sendiri", katamu. Memang ada berapa cara merindukan seseorang ? Menurutku semua rindu sama saja. Rindu tetaplah rindu, dan masih tetap pula belum ditemukan obatnya. Rindu adalah ketika aku mengingatmu, memutar ulang memori tentang kita di pikiranku, namun kita tidak bisa bertatap muka pada saat itu. Itu namanya rindu "small" size. Ketika aku kemudian mengingatmu lagi, memutar ulang memori tentang kita lagi, namun kita tidak bisa bertatap muka dan aku tidak punya cukup nyali untuk mengirimimu SMS (karena nyatanya kamu lebih sering mengabaikan SMS dariku), dan/atau hanya berani menelponmu dengan private number sekedar dengar kau bilang "halo", itu kangen "medium" size. Lalu ketika aku mengulang semua kegiatan di kangen "medium" size, ditambah aku stalker kamu sekedar ingin tahu apa yang terjadi tanpa harus bertanya, ditambah aku mendoakanmu diam-diam karena amat rindu namun tak bisa melakukan apapun untuk bertemu, itu kangen "large" size. Kalo kangen "large" size diulang setiap hari, jadi kangen "giant" size. Haha. Konyol banget sih aku malah ngomongin size kangen. Aku cuma berusaha mengurangi rasa rindu, agar tidak terpaksa SMS kamu, nerima balasan SMS dari kamu yang ending-endingnya cuma bikin makin nyesek, dan kangen. 

How are you today, Mr. Purple ? Semoga kamu sehat. Dan bahagia, tentunya. Aku masih kangen. :)
Category: 0 komentar